GAMBAR LAPORAN

...

Rabu, 29 Jul 2020 14:04

Telepon / Email : vitae*****@gmail.com
Jenis : Covid-19
Lokasi : Tidak ada lokasi
Laporan : Assalamu'alaikum wr wb, Yth. Ibu Bupati Purbalingga. Mohon maaf sebelumnya saya warga desa Pengadegan RT 04/ RW 02 ingin menyampaikan unek" saya. Disini salah satu anggota keluarga saya dinyatakan positif cofid-19 per tanggal 18 Juli 2020 dengan surat keterangan positif yang dengan cepat menyebar di media sosial, untuk tindakan selanjutnya saudara saya di rujuk ke RS Wiradadi Sokaraja hari Minggu 19, dan setelah swab tgl 21 & 22 Juli dinyatakan negatif, tanggal 23 pulang dari RS. Yang disayangkan oleh kami sekeluarga kenapa surat seperti itu yang menyatakan positif bisa menyebar luas ke sosial media?sedangkan pihak puskes menyampaikan kalau bukan pihak puskesmas yang menyebarkan. Apa benar surat seperti tersebut bisa disebarluaskan nggih bu? Satu hal lagi yg sangat disayangkan selama saudara saya dibawa ke RS, tidak ada tindakan apapun dari desa/dari pihak manapun, sedangkan kami keluarga sudah pasti dikucilkan tetangga. Bagaimana kalau hal seperti ini terjadi pada warga yang benar-benar kekurangan?bagaimana utk kebutuhan sehari-hari nya, sedangkan dari pihak pemerintah/desa tidak ada yang datang sama sekali. Alhamdulillah untuk keluarga saya masih ada saudara yang membantu mengirim bahan makanan untuk sehari". Untuk semua anggota keluarga sudah di swab tgl 20-21 Juli alhamdulillah hasil swab negatif semua, info negatif di telp dari pihak Puskesmas 29 Juli pukul 12:42. Mohon masukan dari Yth Ibu Bupati Purbalingga ke pihak-pihak terkait, supaya tidak ada kejadian seperti itu lagi, setidaknya ada perhatian dari pihak desa/pemerintah bagi yang terkena musibah. Jangan sampai tidak ada sentuhan dari pihak manapun. Terimakasih Wassalamu'alaikum wr.wb

KOMENTAR


Admin Dinkes

Waalaikum salam wr wb,

Terima kasih atas pertanyaan dan masukannnya.

Data kesehatan merupakan salah satu data yang harus dirahasiakan, dan sudah kami terapkan di semua Puskesmas. Kebocoran informasi bisa disebabkan oleh berbagai hal, apalagi dengan makin menjamurnya media sosial pada saat sekarang ini. Untuk kasus covid, tanpa ada kebocoran data pun, mungkin beberapa masyarakat bisa tahu karena adanya penelusuran kontak erat, Apabila ada pasien dinyatakan positif, maka akan dilakukan penelusuran terhadap siapa saja yang melakukan kontak erat dengan pasien tersebut. Hal ini mungkin jadi salah satu alasan mengapa informasi tersbut bisa merebak di masyarakat.

Kami menghimabau kepada seluruh masyarakat, agar saling bahu membahu dalam menangani pandemi ini dan tidak ada tindakan pengucilan terhadap pasien covid, dan tetap manerapkan protokol kesehatan.

Terimakasih


21 Sep 2020 08:50